Komisioner KPU Luwu: Bagi Calon PPS Selain Modal Jujur, Adil, dan Berintegritas Juga Perlu Pengetahuan Tentang Kepemiluan

KPU LUWU – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Luwu menggelar tes wawancara calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Tahun 2018.

Pelaksanaan tes wawancara ini dilakukan langsung oleh Komisioner KPU Luwu dibantu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang berlokasi di tiga kantor kecamatan se Kabupaten Luwu secara serentak, Selasa, 07 November 2017.

Anggota Komisioner Luwu, Divisi Penyelengaraan Tekhnis, Suhaeb, mengatakan proses seleksi melalui tes wawancara ini bagi calon anggota PPS dangat penting dimana melalui seleksi ini bisa diketahui sejauh mana pengetahuan para calon PPS ini dalam hal kepemiluan, buka hanya sekedar mau bekerja secara adil, jujur, dan beriregritas, namun perlu pengetahuan mengenai kepemiluan.

“Perlu diketahui memang ada beberapa calon PPS yang kurang tau tentang membedakan asas pemilu dengan asas penyelengara kemudian syarat-syarat orang terdaftar pemilih itu mereka jarang memahami. Hampir rata-rata dari mereka cuma menyampaikan bahwa mereka siap bekerja secara jujur, adil, dan berintegritas tapi pengalaman tentang pengetahuan mengenai pemilihan mereka jarang tau padahal itu sangat penting,” ujarnya.

Suhaeb, menambahkan untuk pertayaan dalam tes wawancara ini sangat standar, seperti syarat-syarat orang memilih. Memang PPS kurang pngetahuan kepemiliuan, tapi pihak KPU Luwu akan betul-betul melakukan seleksi.

“Yang terpnting tidak trkontaminasi drngan salaj satu calon (Independen) dan tidak terlibat dalam parpol, bekerja penuh waktu, tahan terhadap tekanan, siap bekerja sesuai aturan yang telah ditetapkan,” terang, Suhaeb.

Hasil tes wawancara sendiri akan diumumkan oleh KPU Luwu pada 10 November 2017. Sementara Agenda pelantikan anggota PPS terpilih pada 11 November 2017

Ketua KPU Luwu, Abd Thayyib, Saat melakukan Interview Calon PPS di Bajo

Sementara itu, Ketua KPU Luwu, Abd Tahyyib, menyampaikan, bagi anggota PPS yang terpilih nantinya dan dilantik diharap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Sebagai bagian penyelenggara pemilu atau pilkada di tingkat Kelurahan/Desa. Paling terpenting, mereka wajib menjaga independensi, netralitas, profesionalitas, dan integritas,” jelas, Abd Thayyib.

Calon anggota PPS yang mengikuti ujian tertulis di enam Kecamatan:

1. Kecamatan Belopa – pendaftar 116 orang.

2. Kecamatan Belopa Utara – pendaftar 108 orang.

3. Kecamatan Kamanre – pendaftar 114 orang.

4. Kecamatan Bajo – pendaftar 66 orang.

5. Kecamatan Bajo Barat – pendaftar 101 orang.

6. Kecamatan Latimojong – pendaftar 65 orang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *