Digelar di 22 Kecamatan, KPU Luwu Bimtek Tungsura Anggota PPS dan KPPS

KPU LUWU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) Pemungutan dan Perhitungan Suara (Tungsura) dan pelantikan ketua KPPS di 22 Kecamatan se Kabupaten Luwu, yang dimulai tanggal 9-10 Juni 2018.

Bimtek Tungsura ini dilaksanakan dengan tujuan guna memberikan pemahaman kepada penyelenggara ditingkat bawah khususnya KPPS agar cermat dalam melayani pemilih dan peserta pemilukada.

Bimtek Tungsura di Kecamatan Walenrang

“Palinh penting dalam Bimtek ini yang kami sampaikan bahwa mengenai pemilih bahwa wajib menunjukan E-Ktp atau Suket sesuai dengan surat edaran KPU RI No 574 tanggal 08 juni 2018, dimana diperbolehkan menggunakan hak pilih. Dengan catatan bahwa pihak KPPS memastikan identitas dalam form C6 sama dengan pemilih yang hadir,” jelas, Anggota Komisioner KPU Luwu, Suhaeb.

Pada dalam Bimtek itu, KPU Luwu, juga menyampaikan kepada seluruh jajarannya ditingkat PPK, PPS, KPPS, serta masyarakat pada umumnya, agar turut mensosialisasikan mengenai tidak dibolehkannya money politik.

Bimtek di Kecamatan Bua

“Barang siapa yang dengan sengaja pada hari pemungutan suara melakukan tindakan melawan hukum dengan cara mempengaruhi, menjanjikan kepada pemilih dalam bentuk uang untuk memilih calon tertentu maka diancam pidana penjara paling singkat 36 bulan,” jelas, Suhaeb.

Suhaeb, menambahkan begitupun sebaliknya hal yang sama jiga diberlakukan bagi yg menerima money politik dimana yang memberi dan menerima sama sama diancam pidan penjara ini sesuai yg diatur dalam UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 187 ayat 1dan ayat 2.

Bimtek di Kecamatan Belopa Utara

“Perbuatan money politik sangat tegas dilarang dan jelas punya aturan di UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 187 ayat 1dan ayat 2,” terangnya. (Adm/kpuluwu)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *